Pendakian ke Gunung Gede Pangrango

Posted on Updated on

Gambar

Nanjak!!!… siapa yang suka nanjak ini? 😀
nah kali ini saya mau share pengalaman saya mendaki gunung gede pangrango bogor dan ini merupakan pendakian perdana saya (beneran) :D.
Lnagsung saja mobil rombongan saya sampai tempat parkir pintu gerbang pendakian sekitar jam 23.00 , yah memang kala itu dari panitia memutuskan untuk mulai nanjak tengah malam. nah disinilah seninya setelah brifing sebentar mengenai persiapan dan pembagian kelompok pendakianpun dimulai.Jelas saja gelap mana gerimis lagi sungguh luar biasa pengalaman pertama saya ini. Tepat jam 23.30 pendakian dimulai.

Diawal nanjak medanya tidak terlalu berat ya,karena medanya sudah dibuat seperti anak tangga yang melingkar untuk perjalanan. , jadi meski basah tidak becek.Dengan senjata senter dan headlamp serta canda tawa rombongan mengisi awal pendakian.Langkah demi langkah , meter demi meter dan dingin mulai merasuk ke tubuh (padahal saudah pakai jas hujan dan jaket).tapi lagi lagi canda dan obrolan bisa membongi rasa dingin ini . nafas mulai terengah engah karan makin lama nanjaknya makin tinggi dan stamina sudah berkurang . tapi kami memutuskan untuk tetap melangkah walaupun agak pelan si.tapi yang namanya rombongan tidaklah semua orang memiliki stamina yang sama termasuk saya yang pertama kalinya.
dengan berat hati ditegah obrolan saya bilang “eh gimana kalo kita istirahat dulu , ? ” iya boleh lagian kita juga ga buru buru yang penting bisa menikmati suasanya ” sahut teman.tak lama kami hanya mengambil 10 menitan dan lanjuuuuttt…

seperti itulah kegiatan kami sekiranya ada yang merasa lelah kami istirahat dan lanjut pokoknya kompak bgt deh :D. ahirnya kami ditempat istirahat pertama yang sudah disampaikan di brifing tadi , Di pertigaan pancacangan kalau tidak salah namanya dan buseet ternyata banyak juga pendaki yang istirahat disin.oiya saya lupa selama diperjalanan tadi kami sering bertemu dengan pendaki lain dan yang bikin saya salut mereka ramah ramah dan selalu melempar sapa kepada kami dan kami pun juga membalas sapa . Benar benar kondisi yang berbeda ketika saya berada di kota (cikarang).Awalnya kami ingin buka tenda disini tapi tempatnya sempit saking banyaknya pendaki yang istirahat, ya terpaksa hanya memakai sleeping saja untung gerimisnya sudah berhenti.tak lama setelah memposisikan diri senyaman mungkin kamipun mencoba tidur. Yah awalnya si bisa tidur tapi lama lama hawa dingin benar benar tidak bisa ditolerir untuk tidur , sumpah dinginya luar biasa. sebisa meungkin upaya menghangatkan diri dilakukan dari memeluk tubuh teman menambahkan penutup badan tapi tetap saja sudah kelewat kedinginan jadi tidak bisa tidur.bukanya istirahat malah heboh sendiri mengahangatkan dari sampai tidak sadar sudah pagi dan waktunya memulai pendakian. :p

Dan setelah berbenah dan persiapan ini itu kita nanjak lagi.Disini level kesulitan medan mulai bertambah jalanya sudah mulai terbentuk dari tanah yang agak becek karena hujan, terus dan terus barjalan ditengah hutan yang hijau , segar dan dingin kaki ini melangkah. mulai terdengar suara gemercik air nah ini mungkin hampir mendekati tebing air panas yang tadi diceritakan panitian. Tak lama kami melihat kebulan uap ya benar ini bukan kabut tapi kebulan uap air panas dari sumber air panas belerang di bagian atas gunung yang mengalir melalui tebing persis disebelah jalan dan ini satu satunya yang harus ditempuh . Nyaris tak bisa melihat jauh , jarak pandang yang terhalang uap air belerang. medanya juga licin kita harus ekstra hati hati disini. macet pula jalanya maklum setiap pendaki harus berjalan pelan disini. dan ada yang memanfaatkan untuk foto foto malah (dasar :p).Akhirnya lewat juga medan ini. dan medan kemba;i normal nanjak dan becek.

setelah air panas belerang terlewati rute selanjutnya melewati tempat istirahat yang bernama kandang batu. dan disini juga banyak pendaki yang sudah buka tenda dan menjadikanya basecamp , lokasinya juga dekat dengan mata air jadi cocoklah.Tapi tim kami tidak buka tenda di sini melainkan di base detelahnya.Namanya kandang badak :D( mungkin dulunya banyak badak ya di sini). berjalan dan terus berjalan .sinar matahari sudah bisa menyentuh kulit tanya kami sudah berada cukup tinggi. Ya sebelumnya sinar matahari sama sekali tidak bisa menembus lebatnya pohon pohon di kawasan ini.Dan sampailah kita di kandang badak . rasanya kaki mau copot saja . ya kita start jam 5 pagi dari pertigaan pancacangan sampai kandang badak baru jam 1 siang.Acara selanjutnya Buka tenda dan mengisi perut :D.

Setelah memanjakan kaki sebentar di dalam tenda acara selanjutnya adalah perjalanan menuju puncak gunung gede. Asa yang tertunda segera mengajak untuk melanjutkan perjanan, Nah ayoo nanjak lagi,persiapan ini itu sudah pendakianpun berlanjut.Medanya luar biasa sering disebut tanjakan setan karena memang tidak karuan beratnya tapi apa boleh buat inilah tantanganya.sejam perjalanan belum sampai juga , dua jam belum sampai juga eh malah kabutnya turun seketika membuat mata tak bisa melihat kearah atas. Ya benar tidak bisa setelah berunding dengan mempertimbangkan keselamatan kamipun turun dan kembali ke basecamp dan menunda pendakian :p

sampai di sini dulu cerita saya .. lain kesempatan saya lanjutkan 😀

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s